Laptop Lemot

Bagi pekerja yang membutuhkan perangkat seperti laptop maupun personal computer, tentu saja membutuhkan perangkat yang dapat membantu pekerjaannya dengan mudah seperti dengan performa perangkat yang lancar.

Laptop lemot dapat mengganggu produktivitas kerja, dan membuat geram penggunanya, apalagi jika dalam situasi pekerjaan yang sangat serius, hal ini tentu saja sangat menyebalkan.

Ada banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan laptop lemot, dan mengatasi permasalahan ini tentu tidaklah sulit, asalkan pengguna dapat mengenali apa saja hal-hal yang membuat laptop tersebut menjadi lambat performanya. 

Laptop Lemot

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah laptop menjadi lemot:

1. Perhatikan Sisa Kapasitas Hardisk

Usahakan agar hard drive yang ada dalam laptop tidak penuh kapasitasnya. Mungkin beberapa pengguna banyak yang tidak menyadari bahwa jumlah data file yang ada dalam laptop merupakan salah satu faktor yang menyebabkan hard drive menjadi padat.

Hal ini tentu saja mempengaruhi performa laptop yang menjadi lambat, apalagi bila file yang penuh ini merupakan file multimedia seperti audio visual, desain atau bahkan aplikasi game yang diinstal. 

Untuk mengurangi hal seperti ini ada baiknya untuk membersihkan laptop dari file yang tidak digunakan yang bisa dimasukkan ke dalam junk laptop.

Membersihkan file ini tentu saja tidak sulit, karena pengguna cukup masuk ke programs and features yang ada di control panel  agar dapat melihat aplikasi dan program yang memakan banyak kapasitas hard drive di laptop. 

Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan membersihkan temporary file dengan menggunakan tool disk cleanup pada laptop yang performanya lambat.

2. Matikan Laptop Setelah Digunakan

Selalu usahakan untuk mematikan laptop apabila sudah tidak digunakan. Bisa jadi laptop yang lambat memang diakibatkan dari kebiasaan buruk penggunanya. 

Sadar atau tidak sadar, banyak pengguna yang malas mematikan laptop sehingga membiarkan laptop untuk tetap menyala namun dalam keadaan mode sleep dan laptop dibiarkan untuk hibernasi sepanjang waktu. 

Kebiasaan buruk ini justru yang akan mengakibatkan performa laptop menjadi menurun, lambat, bahkan menjadi lemot. 

Padahal mematikan laptop apabila sudah tidak digunakan sangat baik dilakukan untuk dapat memperbaiki kinerja laptop sehingga dapat menambah usia laptop. 

Mulai dari sekarang, selalu awali kebiasaan untuk mematikan laptop setiap malam setelah menggunakan laptop, agar laptop dapat responsive saat digunakan. 

Selain itu, mematikan laptop juga dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk mencintai bumi, loh!, karena dapat membantu untuk menghemat listrik.

3. Beralih ke Penyimpanan SSD

Terkadang, selain menghindari kapasitas hard drive yang kepenuhan, pengguna juga perlu untuk mengupgrade hard drive yang ada. 

Saat ini banyak pengguna yang sudah memperbarui hard drivenya yang standar ke Solid State Drive atau SSD, untuk meningkatkan performa di atas level saat menggunakan hard drive. 

Bahkan pada saat pengguna lebih memilih untuk menggunakan Solid State Drive atau SSD, performa pada laptop dapat naik secara drastis dibanding saat menggunakan hard drive yang standar sebagaimana yang sudah dibahas melalui situs Teknolagi

Namun ingat, bahwa tidak semua perangkat menyediakan slot untuk menggunakan Solid State Drive atau SSD. 

Di era yang super canggih ini bahkan ada saja perangkat yang menyediakan hard drive yang dapat diupgrade menjadi dual storage, mode ini adalah yang paling canggih dan keren untuk dicoba. 

Dual storage disini menandakan bahwa laptop tersebut dapat menggunakan HDD dan Solid State Drive atau SSD secara bersamaan. Kehadiran Solid State Drive atau SSD pada laptop menjadikan laptop lebih responsif dan nyaman saat digunakan.

Jadi, bagaimana? Sudah siap mencoba cara-cara di atas?.