Mempelajari JavaScript adalah tantangan tersendiri terutama untuk pemula. Terkadang para pemula bingung hanya untuk memulai darimana, dan apa langkah-langkah yang harus dilalui secara bertahap untuk menguasai JavaScript. Artikel ini hanya sebatas membahas langkah-langkah penting yang harus Anda lalui untuk belajar JavaScript. Untuk mendalami bahasa pemrograman JavaScript lebih lanjut, sepertinya Anda harus banyak membaca tutorial online yang banyak beredar di Internet.

Memulai belajar JavaScript

Untuk memulai mempelajari JavaScript, Anda harus mempelajari beberapa konsep dasar dan beberapa terminologi, yang akan kita lakukan di artikel ini. Tutorial ini yang sangat mendasar untuk membantu Anda memulai belajar JavaScript.

1) Menginstal dan menjalankan JavaScript

Pada dasarnya JavaScript sudah terinstal begitu Anda memasang web browser pada komputer Anda. Coba pasang web browser seperti Chrome atau Firefox atau bawaan dari windows seperti Microsoft Edge dan Internet Explorer juga sudah cukup memadai.

2) Menjalankan aplikasi web server

Saat menyajikan situs web HTML, maka Anda harus menggunakan server aplikasi seperti Tomcat yang dapat diunduh secara gratis dari tomcat.apache.org . Dengan ini, Anda dapat menginstal skrip untuk dijalankan secara otomatis pada web browser ketika server web dijalankan.

3) Debugging JavaScript

Aplikasi web mungkin gagal karena berbagai alasan, jadi penting bagi Anda untuk mempelajari cara menggunakan IDE untuk men-debug kode dan mencari tahu mengapa ada bagian coding yang tidak berfungsi. Ada beberapa cara di mana IDE dapat membantu dalam hal ini termasuk:

· Menggunakan debugger. Debugger adalah alat yang memungkinkan Anda menelusuri kode satu baris dalam satu waktu. Anda juga dapat memeriksa variabel dan melihat nilainya saat program sedang berjalan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan masalah.

· Memeriksa objek JavaScript. Sebagian besar IDE memiliki pemeriksa objek yang memungkinkan Anda untuk memeriksa objek JavaScript secara lebih rinci. Ini berguna untuk memeriksa apakah properti telah didefinisikan dan apakah mengandung nilai yang valid, dll.

5) Bereksperimen dengan JavaScript

Setelah Anda menyiapkan IDE dengan beberapa perangkat lunak server web lokal yang berjalan di komputer Anda, inilah saatnya untuk mulai bereksperimen dengan berbagai kemampuan JavaScript. Berikut adalah beberapa area tempat Anda dapat bereksperimen.

 

Bereksperimen dengan kode JavaScript

1) Event

JavaScript dirancang untuk digunakan terutama untuk mendeteksi dan menanggapi peristiwa yang terjadi di halaman web seperti pengguna mengklik mouse, memberikan umpan balik apabila suatu komponen diklik, umpan balik apabila suatu input text diisi dan sebagainya. Proses menanggapi peristiwa atau umpan balik ini sering disebut dengan Event.

2) DOM

Karena JavaScript memberi kita antarmuka dengan elemen HTML yang ditampilkan oleh browser, penting bagi Anda untuk mengetahui Document Object Model atau DOM.

3) HTML5

Standar baru untuk halaman web ini baru saja muncul pada tahun 2010 dan sekarang didukung oleh semua browser utama kecuali Safari yang menggunakan Webkit, bukan Gecko.

4) Ajax

Ini adalah fitur browser modern yang memungkinkan JavaScript untuk membuat permintaan dan menerima data tanpa harus menampilkan kembali halaman web yang sudah ditampilkan.

5) Library JavaScript pihak ketiga

Sejumlah situs web lain menawarkan kode yang dapat dimasukkan ke dalam aplikasi Anda seperti jQuery dan lain-lain. Kode ini dapat membantu Anda untuk mengembahkan aplikasi web dengan lebih cepat dengan menawarkan banyak fungsi yang tinggal dipakai.

6) Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

JavaScript pada awalnya bukan merupakan pemrograman yang berbasis objek (OOP) tapi setelah dikembakan beberapa tahun akhirnya JavaScipt mendukung konsep OOP. Penting bagi Anda untuk belajar OOP menggunakan JavaScript karena hal ini sangat banyak dipakai.

7) NPM

Node Package Manager (NPM) adalah alat perangkat lunak yang dirancang untuk membantu pengembang berbagi kode di berbagai proyek. Di sini Anda dapat menemukan ribuan plugin yang dapat Anda tambahkan ke aplikasi Anda.

8) Pengujian

Kode JavaScript Anda dapat diuji menggunakan kerangka pengujian Mocha dan dengan menggunakan Visual Studio Anda dapat menulis pengujian dengan JUnit langsung di IDE Anda.