Bagaimana mengatasi chiller yang sudah tidak dingin, masalah di mesin chiller kalian jika tak segera ditangani, pastinya bakal mengganggu produktifitas kerja kalian secara menyeluruh.

Tiap chiller pastinya mengalami masalah, baik di control chiller atau di beberapa komponen penyusun. Masalah yang muncul di chiller kemungkinan diakibatkan oleh sejumlah faktor.

Di beberapa kota besar di Indonesia, khususnya Jakarta, chiller sangat dibutuhkan. Pasalnya di kota besar pasti banyak pabrik yang membuat udara menjadi panas. Untuk mengakalinya, kalian butuh udara dalam rungan yang dingin untuk mempercepat pekerjaan. Terlebih jika mesin chiller rusak, kalian bisa memanggil servis chiller panggilan yang ada di kawasan Jakarta. Misalnya penyimpangan pemakaian chiller dari operator, ataupun settingan chiller yang tidak pas dengan efektifitas kerja.

 

Apa yang jadi penyebab chiller ‘tidak dingin’. Masalah yang terjadi dalam mesin chiller memang beragam, tak hanya dalam control mesin, tapi juga di komponen chiller. Guna mengetahui masalah di chiller, jadi display chiller harus ditambah indikator, yang dimana indikator itu bakal menyala jika ada masalah pada chiller.

Service chiller panggilan akan bisa menjadi solusi jika chiller sudah rusak atau bermasalah. Berikut kami sajikan masalah pada chiller dan penanganannya yang diambil dari website jasa service AC Jakarta.

Masalah di chiller dan penanganannya

  • Cooling shortage dan Freon Shortage

Freon Shortage adalah sebuah masalah yang diakibatkan kurangnya Freon dalam chiller. Tapi hal ini jarang sekali terjadi. Guna mengatasinya, kita bisa menekan tomor restart di panel chiller.

Jika sudah dalam kondisi normal, lihat arus itu dengan standar optimal ampere. Jika di bawah standar, tambahlah Freon.

  • Defective Heat Dissipating

Masalah ini adalah masalah di temperatur chiller. Temperatur ini ada diatas batas normal. Masalah defective heat dissipating itu diakibatkan oleh sejumlah faktor.

Misalnya tak ada suplay air dingin dari cooling tower atau temperatur air dingin condensor dari cooling tower yang terlalu tinggi.

  • Condensor kotor

Kondensor pendingin udara bersama fan motor terdiri dari pipa dengan sirip bahan aluminium, atau tembaga dengan menggunakan sirip tembaga. Udara pun mengalir bersamaan tegak lurus dalam bidang pendingin.

Gas refrigeran yang memiliki temperatur tinggi masuk keatas dari koil secara berangsur mencair di dalam aliran menuju bawah koil.

Kotoran yang sudah menggumpal serta mengendap mengakibatkan air cooling tower pun terhambat. Jika sudah demikian, kalian bisa memanggil service chiller panggilan.

  • Problem Kelistrikan

Prosedur perbaikan serta perawatan masalah mesin pendingin chiller yang wajib diikuti demi penanganan masalah itu ialah sebagai berikut:

  • Cooling shortage dan Freon Shortage
  • Defective Heat Dissipating
  • Condensor terlalu kotor
  • Problem kelistrikan