Saat kita belajar bahasa Indonesia, maka kita akan mempelajari sebuah subjek pembahasan yang dinamakan dengan 5W 1H. Penggunaan 5W 1H biasanya dipakai untuk mengamati alur sebuah cerita ataupun berita untuk menangkap sebuah informasi lebih detail dan dalam.

Dalam penulisan naskah cerita atau berita jika unsur ini tidak terpenuhi maka cerita menjadi kurang menarik dan sulit untuk dipahami. Konsep unsur 5W 1H ini berawal dari gagasan Rudyard Kipling, salah seorang penulis dan penyair yang cukup terkenal.

Saat ini penggunaan 5W 1H jauh lebih luas daripada sebelumnya karena digunakan juga dalam dunia sastra, jurnalistik, penelitian, dan lain sebagainya. Sifatnya yang mudah digunakan, sederhana dan praktis menjadikan 5W 1H ini andalan bagi mereka yang hendak mengulik sebuah informasi, tidak saja bagi mereka yang terjun di dunia sastra saja.

Namun dalam sebuah berita, 5W 1H adalah sebuah kunci apakah berita tersebut informatif atau tidak, bagus dan dapat dijadikan rujukan atau tidak. Oleh sebab itu jika seseorang hendak menulis berita, mereka wajib untuk memahami 5W 1H ini.

Berita pada dasarnya ada untuk memenuhi rasa ingin tahu para pembaca dan dengan menggunakan formula 5W 1H ini informasi menjadi lebih kaya, mendalam dan informatis.

 

Lalu apa saja unsur 5W 1H ini? berikut ulasannya:

1. Pengertian 5W 1H

5W 1H merupakan metode yang dipakai untuk memperoleh informasi sebanyak banyaknya dari sebuah sumber. Dengan bertanya 5W 1H ini kepada narasumber, maka informasi yang didapat akan lebih banyak dan lengkap.

 

2. Unsur 5W 1H

What (Apa)

Adalah unsur pertama dan utama yang harus dipenuhi dan harus ada. Apa adalah sebua pertanyaan yang menanyakan inti dari sebuah gagasan, cerita atau berita yang disampaikan. Unsur ini adalah pembuka dari semua pertanyaan yang akan diajukan selanjutnya.

 

Who (Siapa)

Ini adalah unsur yang menanyakan seseorang atau pelaku yang terlibat dalam sebuah karangan atau berita. Ini tidak saja orang utama yang terlibat namun juga semua orang yang terlibat di dalam sebuah kejadian yang mendukung terjadinya sebuah kejadian.

 

When (Kapan)

Ini adalah pertanyaan yang digunakan untuk mengetahui waktu dari suatu kejadian. Dengan menggunakan keterangan waktu, sebuah informasi menjadi jauh lebih akurat dan semakin dekat dengan kebenaran atau semakin terdengar dan terlihat nyata.

 

Where (Dimana)

Unsur ini merupakan pertanyaan yang digunakan untuk bertanya perihal yang terkait dengan lokasi atau tempat terjadinya suatu perkara. Unsur ini membuat pembaca cerita lebih mudah memahami alur, konteks cerita dan lebih mudah dimengerti. Dalam berita, unsur ini juga dikenal dengan TKP atau tempat kejadian perkara. Dengan adanya unsur ini, suatu kejadian menjadi lebih dekat dengan kebenaran karena dapat dibuktikan beberapa hal seperti bukti fisik dan saksi mata yang hadir dalam sebuah perkara di suatu lokasi.

 

Why (Mengapa)

Ini merupakan pertanyaan yang diajukan untuk menulis informasi mengenai mengapa sesuatu terjadi, alasan mengapa sesuatu bisa ada dan mencari tahu latar belakang mengapa fenomena bisa terjadi. Dengan unsur ini kita dapat lebih mengerti alur sebuah kejadian dapat terjadi. Ini adalah hal yang sangat penting dalam menulis berita karena akan berdampak pada persepsi pembaca

 

How (Bagaimana)

Ini adalah pertanyaan yang menuntut penjelasan atau deskripsi atas terjadinya suatu kejadian atau peristiwa. Unsur Why dan How saling mendukung satu sama lain.

 

Sumber: https://www.pakardokumen.com/2020/04/5w1h-penjelasan-contoh.htm